Guru - Guru

Guru - Guru

Senin, 27 Juli 2026

Pengembangan Kurikulum Berbasis Sekolah Sehat di Sekolah Dasar: Mewujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkarakter


 

[UPTD SPF SDN SUDIRMAN III], Juli 2026 – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, sekolah dasar terus mengembangkan Kurikulum Berbasis Sekolah Sehat sebagai bagian dari implementasi pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.

Perwakilan guru sdn sudirman III hadiri panggilan pelatihan yang diadakan di Aston Makassar Hotel & Convention Center selama 2 hari. Diselenggarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassaar.

Kurikulum Berbasis Sekolah Sehat merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan aspek kesehatan, kebersihan, gizi, lingkungan, dan pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ke dalam seluruh aktivitas pendidikan di sekolah. Melalui program ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membiasakan diri menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum ini dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai kesehatan ke dalam berbagai mata pelajaran, kegiatan kokurikuler, serta pembiasaan di lingkungan sekolah. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, dan sehat sehingga peserta didik dapat belajar secara optimal serta memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungannya,” ujarnya.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi kurikulum berbasis sekolah sehat, di antaranya:

  • Pembiasaan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas.

  • Program sarapan sehat dan membawa bekal bergizi.

  • Senam pagi dan aktivitas fisik secara rutin.

  • Gerakan menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.

  • Edukasi kesehatan melalui pembelajaran tematik dan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

  • Pengelolaan kantin sehat dan pengurangan sampah plastik.

Selain melibatkan peserta didik dan guru, sekolah juga menjalin kerja sama dengan orang tua, puskesmas, serta berbagai pihak terkait untuk mendukung keberhasilan program sekolah sehat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat budaya hidup sehat baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.

Melalui pengembangan Kurikulum Berbasis Sekolah Sehat, sekolah berkomitmen menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kesehatan fisik, mental, dan sosial yang baik. Dengan demikian, peserta didik dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pendidikan yang berpusat pada peserta didik sekaligus mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar